UIM Kukuhkan 547 Wisudawan Baru, Rektor Muammar: Momentum Sakral di Hari Nisfu Syaban
RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – Universitas Islam Makassar (UIM) menggelar prosesi wisuda bagi 547 mahasiswa pada momentum Nisfu Syaban di Hotel Dalton Makassar, Selasa (3/2/2026).
Momentum yang sarat makna spiritual tersebut dipilih untuk memberi nilai lebih bagi para lulusan dalam mengawali perjalanan hidup setelah menempuh pendidikan tinggi.
Prosesi wisuda kali ini diikuti lulusan dari berbagai fakultas dan program pascasarjana, mencerminkan keberagaman disiplin ilmu yang berkembang di lingkungan kampus UIM.
Rektor UIM, Prof Muammar Bakri, mengatakan pelaksanaan wisuda pada hari Nisfu Syaban merupakan bagian dari upaya kampus mengintegrasikan pencapaian akademik dengan nilai spiritual dan filosofis bagi para lulusan.
“Jadi sarjana yang kita hasilkan hari ini, adalah sarjana dan magister yang strong and comprehensive scholar, sarjana yang kuat secara intelektual dan komprehensif dalam memandang kehidupan,” ujar Prof Muammar kepada Rakyat News usai prosesi wisuda.
Menurutnya, pemilihan Nisfu Syaban memiliki makna mendalam dalam tradisi Islam. Malam tersebut diyakini sebagai momentum penentuan perjalanan hidup manusia dalam satu tahun ke depan.
“Karena kebetulan kita berada di tanggal 15 Syaban. Syaban itu artinya kekuatan dan kompleksitas. Malam Nisfu Syaban diyakini sebagai malam penentuan nasib seseorang. Karena itu, kami berharap momentum ini menjadi titik awal terbaik bagi para lulusan,” jelasnya.
Ia menambahkan, makna wisuda tidak hanya menjadi tanda kelulusan secara akademik, tetapi juga simbol perjalanan kemanusiaan mahasiswa selama menempuh pendidikan hingga meraih gelar sarjana.
“Filosofi sarjana adalah orang yang memiliki kebijaksanaan. Jadi kami berharap, lulusan UIM mampu menyikapi problematika hidup dengan arif dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain menekankan kualitas lulusan, pihak kampus juga menyoroti kesiapan alumni dalam memasuki dunia kerja. Prof Muammar menyebut sebagian besar wisudawan telah memiliki pengalaman kerja bahkan sebelum menyelesaikan studi.
“Untuk sarjanawan pada periode pertama ini, berdasarkan data yang kami peroleh, itu sudah hampir 400 persen ternyata sudah memiliki pekerjaan, artinya mereka kuliah juga sambil bekerja,” jelasnya.
Prof Muammar menambahkan, bahwa sebagai upaya kampus dalam memperluas peluang kerja bagi para lulusan, pihaknya menjalin kolaborasi bersama sejumlah lembaga.
“Sisa dari persentase itu kami mencoba bekerja sama dengan pihak-pihak lembaga terkait sehingga kami mengundang dalam acara ramah tamah kemaron ada beberapa lembaga terkait dengan kebutuhan alumni-alumni kami untuk siap bekerja,” tutupnya.
Acara wisuda ini diikuti ratusan lulusan dari berbagai fakultas dan program pascasarjana, Berikut daftar jumlah wisudawan UIM 2026 Periode I:
Fakultas Agama: 45 orang
Fakultas Hukum: 33 orang
Fakultas Keperawatan dan Kebidanan: 28 orang
Fakultas Ners: 26 orang
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP): 75 orang
Fakultas MIPA: 48 orang
Pascasarjana Pertanian: 36 orang
Pascasarjana Agama: 34 orang
Fakultas Pertanian S1: 50 orang
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Sospol): 61 orang
Fakultas Teknik: 116 orang.
Melalui prosesi wisuda ini, UIM berharap para lulusan mampu membawa bekal keilmuan, integritas, dan nilai spiritual dalam menghadapi dinamika kehidupan serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa. (Farez)








Tinggalkan Balasan