Raffi Ahmad Hadiri Screening “Pelangi di Mars”, Apresiasi Kemajuan Film Animasi Indonesia
“Kita tentu senang sekarang film animasi Indonesia menjadi lebih (baik) dan kita bangga punya film seperti Pelangi di Mars,” tambahnya.
Selain Raffi, kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pelaku industri di balik produksi film, seperti sutradara Upie Guava, produser Dendi Reynando, serta para pemeran seperti Messi Gusti dan Bimo Kusumo. Kehadiran mereka disambut antusias penonton yang memadati studio.
Diproduksi oleh Mahakarya Pictures, film ini menghadirkan pendekatan visual yang berbeda melalui perpaduan live action dan animasi berbasis teknologi Extended Reality (XR), yang memungkinkan penciptaan latar tiga dimensi secara real-time.
Sutradara Upie Guava menegaskan bahwa film ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan inspirasi bagi anak-anak Indonesia.
“Kami merasa setiap anak Indonesia berhak mendapatkan film yang berkualitas di bioskop. Film ini juga menjadi bukti bahwa kita mampu melampaui batas, termasuk membuat film science fiction dengan teknologi yang kita pelajari sendiri,” ujarnya.
Ia menambahkan, film ini membawa pesan penting tentang keberanian bermimpi.
“Anak-anak Indonesia harus berani bermimpi jadi astronot, ilmuwan, atau apapun yang mereka inginkan. Kita ingin menunjukkan bahwa Indonesia tidak kalah dengan negara lain,” lanjutnya.
Secara produksi, film ini memanfaatkan teknologi XR dengan proses pengambilan gambar yang dilakukan di studio di Jakarta, dipadukan dengan teknik motion capture serta penggunaan layar LED berukuran besar untuk menciptakan visual yang imersif.
Film ini mengisahkan perjalanan Pelangi, seorang anak perempuan yang hidup di Planet Mars bersama lima robot. Ia menjalani petualangan mencari mineral langka bernama Zeolith Omega yang diyakini mampu memurnikan air di Bumi.
Produser Dendi Reynando menyebut film ini dirancang sebagai tontonan keluarga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki nilai edukatif.








Tinggalkan Balasan