Bupati Enrekang Lantik Pimpinan BAZNAS Periode 2021-2026

  • Bagikan
Bupati Enrekang Lantik Pimpinan BAZNAS Periode 2021-2026
Bupati Enrekang Lantik Pimpinan BAZNAS Periode 2021-2026. | Dok. Istimewa

ENREKANG – Bupati Enrekang, Muslimin Bando, resmi melantik Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang periode 2021-2026. Prosesi pelantikan digelar di ruang pola Kantor Bupati Enrekang, Rabu (30/6/2021).

Baca Juga: Bupati Enrekang Buka Seleksi Tilawatil Quran

Turut hadir Wakil Bupati Enrekang Asman SE, Sekretaris Daerah H. Baba, Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Enrekang Ikrar Erang Batu, Kabid Penaiszawa Kemenag prov Sulsel Dr. H. Kaswad Sartono, M. Ag, Ketua Baznas Provinsi Sulsel H. Mappagio, para Forkopimda serta seluruh Pimpinan OPD dan seluruh Camat se-Kab Enrekang, selain itu turut hadir Ketua Baznas kab, Barru dan Ketua Baznas Luwu Timur.

MB menjelaskan, sejatinya Baznas bukan saja mengurus zakat para ASN tetapi juga mengurusi Zakat non ASN. Sesungguhnya potensi zakat pada non ASN itu sangat besar, karena jika Baznas juga zakat diluar zakat profesi maka itu akan banyak membantu masyarakat tak mampu.

”Potensi zakat kita yang ada di masyarakat itu sekitar 40-60 Miliar pertahun jika kita urusi dengan baik. Cukup besar,” ujarnya.

Untuk itu Bupati dua periode ini meminta Kepada Pimpinan Baznas yang baru agar perlu mengetahui bahwa zakat kita di Enrekang masih didominasi oleh ASN. Ketua Baznas harus memikirkan bagaimana mensosialisasikan zakat non ASN, bagaimana zakat fitrah itu masuk dulu di rekening Baznas kemudian dibagikan kepada yang berhak menerima saat itu juga”. Pungkasnya.

Bupati berharap agar Camat hingga tingkat desa dapat menjadi perpanjangan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya zakat.

“Saya berharap kepala OPD, seluruh Camat dan hadirin yang hadir agar mau menjadi media penyampaian infomasi tentang pentingnya berzakat” ucapnya

Sementara itu Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Sulsel, Kaswad Sartono dalam sambutannya menyampaikan kebanggaanya terhadap pengelolaan Zakat di Kabupaten Enrekang

“Kabupaten Enrekang dengan pengelolaan zakatnya yang luar biasa hingga diundang keluar negeri, saya berharap ditempat ini dapat menjadi menjadi pusat, pelopor hingga simbol pengelolaa zakat Nasional khususnya di sulawesi selatan,” ujarnya.

Itu disebabkan semua unsur mendorong dan mensupport seluruh program Baznas Enrekang. Kaswad berharap selain sebagai tempat pengumpulan dan pendistribusian zakat, Baznas juga bertugas untuk memajukan aspek kesejahteraan masyarakat, termasuk pendidikan dan kesehatan sehingga masyarakat di Kabupaten Enrekang bisa maju,aman, sejahtera, religius berkelanjutan.

DPRD Makassar
  • Bagikan

Makassar Recover

Makassar Recover