LUWU UTARA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu Utara, Ir. H. Armiadi, M.Si., menyebutkan harga bahan pokok sampai pertengahan Ramadan masih relatif terjaga.

Baca Juga: 26 BTS Dibangun di Luwu Utara, Program ‘’BISA Terkoneksi’’ Diharap Tuntas 2022

Relatif stabilnya harga bahan pokok tercermin dari hasil pemantauan harga di Pasar Tarue, Kecamatan Sabbang Selatan, Rabu (13/4/2022).

“Intinya, harga bahan pokok masih stabil, malah cenderung menurun,” kata Armiadi, di sela-sela pemantauan harga di pasar Tarue, Kecamatan Sabbang Selatan.

Beberapa bahan pokok yang mengalami penurunan di antaranya cabe, sayur-sayuran, telur, bawang dan beberapa bahan pokok lainnya, termasuk ayam potong.

“Pokoknya harga stabil-lah. Tidak ada kenaikan harga yang signifikan sejauh ini,” terangnya. Hanya saja, harga daging di pasar Tarue sedikit mengalami kenaikan.

“Yang menonjol tadi di sana itu hanya harga daging, yaitu Rp 150 ribu per kg. Sementara di Pasar Masamba Rp 130 ribu per kg dan Pasar Bonebone Rp 120 ribu per kg,” ungkap dia.

Baca Juga: Luwu Utara Terima Penghargaan SAKIP dan RB Award 2021

Dia mengungkapkan, yang menyebabkan kenaikan harga daging di Pasar Tarue adalah belum adanya rumah pemotongan hewan (RPH) di Kecamatan Sabbang Selatan.

“Ternyata memang di Sabbang Selatan itu tidak ada rumah pemotongan hewan. Makanya tadi di sana, kami sarankan ada RPH di Sabbang Selatan,” imbuh mantan Kadis Pertanian ini.

Terkait ketersediaan bahan pokok sampai lebaran, Armiadi yakin akan tetap terjaga. “Kalau stok, alhamdulillah, hampir semua mengatakan cukup tersedia,” ucap dia.

“Insya Allah stok masih aman sampai lebaran. Cuma yang patut diwaspadai adalah daging, karena biasanya mendekati lebaran konsumsi daging cukup tinggi,” sambungnya.