RAKYAT.NEWS, SURABAYA – Klinik Ibu dan Anak Bidan Hj. Munjianah, berdiri sejak tahun 2012 dan tumbuh sebagai salah satu klinik Surabaya yang dekat dengan kebutuhan masyarakat sekitar di tengah kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang mudah dijangkau.

Pemilik klinik, Bidan Hj. Munjianah, mengatakan bahwa mayoritas pasien yang datang berasal dari kalangan menengah ke bawah. Karena itu, pelayanan yang ramah, terarah, dan sesuai kebutuhan dasar warga menjadi hal yang selalu dijaga sejak awal klinik berdiri di Jalan Manukan, Lorong II , Nomor 50, Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Surabaya, Jawa Timur.

“Mayoritas menengah ke bawah,” ujarnya.

Klinik ini melayani berbagai kebutuhan kesehatan ibu dan anak, mulai dari pemeriksaan kehamilan, persalinan, layanan nifas, KB, imunisasi, hingga pijat bayi. Kehadiran layanan yang cukup lengkap di satu tempat membuat klinik ini menjadi pilihan praktis bagi warga yang membutuhkan pemeriksaan rutin tanpa harus berpindah-pindah fasilitas.

Tak hanya mengandalkan pengalaman klinik ini juga menekankan standar pelayanan yang tertata. Menurut Hj. Munjianah, penguatan layanan dilakukan melalui penerapan SOP dan kolaborasi dengan layanan penunjang lain agar pasien tetap mendapatkan penanganan yang sesuai standar.

“Kita betul-betul sesuai SOP layanannya,” kata dia. “Kami berkolaborasi dengan laboratorium, USG, dan pengelolaan limbah, jadi semuanya berstandarisasi sesuai Bidan Delima.”

Komitmen itu juga tercermin dari fasilitas yang tersedia di klinik, seperti ruang tunggu, ruang pemeriksaan, ruang dokter, ruang pendaftaran, ruang persalinan, ruang nifas, hingga ruang neonatal. Dengan fasilitas tersebut, klinik ini tidak hanya hadir sebagai tempat berobat, tetapi juga sebagai ruang layanan kesehatan ibu dan anak yang dirancang lebih tertata.

Di kawasan Surabaya Barat, kebutuhan masyarakat terhadap klinik Surabaya yang mudah diakses masih cukup tinggi. Karena itu, keberadaan klinik yang sudah lama berdiri dan memahami karakter pasien setempat menjadi nilai tersendiri. Apalagi, klinik ini juga menerima BPJS sehingga akses layanan bagi warga menjadi lebih terbuka.

YouTube player