DPRD Makassar

Pemkab Bulukumba dan Desa Kambono Raih Perpustakaan Inklusi Sosial Terbaik 2021

Pemkab Bulukumba dan Desa Kambono Raih Perpustakaan Inklusi Sosial Terbaik 2021
Pemkab Bulukumba dan Desa Kambono Raih Perpustakaan Inklusi Sosial Terbaik 2021. Foto: Dokumen Istimewa.

BULUKUMBA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan meraih penghargaan sebagai Dinas Perpustakaan Kabupaten/Kota Terbaik Dalam Implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Tahun 2021. Penghargaan ini diraih bersama Desa Kambuno Kecamatan Bulukumpa sebagai Desa/Kelurahan Terbaik dalam kategori yang sama.

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan, A. Eliz Indayani menyampaikan, jika penghargaan tersebut hanya diraih oleh 70 Desa/Kelurahan di seluruh Indonesia.

Baca Juga : Bupati Bulukumba: Kepala OPD Tidak Sesuai Target Harus Siap Undur Diri
Pemkab Bulukumba dan Desa Kambono Raih Perpustakaan Inklusi Sosial Terbaik 2021

Foto: Dok. Istimewa.

“Sedangkan di Provinsi Sulawesi Selatan hanya diraih oleh 5 desa termasuk Desa Kambuno,” ungkapnya setelah Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf menyerahkan penghargaan tersebut di sela Apel Gabungan OPD, Senin 17 Januari 2022.

Atas penghargaan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan mendapat Piagam dan Trophi Penghargaan serta hadiah uang Rp.7,5 juta. Begitu pula kepada Desa Kambono mendapat Piagam dan Thropi serta hadiah uang Rp.5 juta.

Eliz menambahkan bahwa saat ini perpustakaan terus melakukan transformasi, tidak lagi hanya sebagai tempat membaca dan meminjam buku.

Lebih dari itu perpustakaan sudah menjadi pusat kegiatan yang ber-inklusi sosial seperti melakukan pelatihan, pengajaran yang sifatnya pemberdayaan masyarakat yang ujung-ujungnya perpustakaan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan sosial bagi warga, termasuk warga Disabilitas.

“Jadi kita kerjasama dengan teman-teman Disabilitas untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan untuk belajar meningkatkan kapasitasnya, seperti belajar mengetik, belajar bahasa Inggris dan matematika, bahkan kita buatkan kelas memasak,” beber Eliz Indayani.

Pihaknya menaruh harapan besar bahwa ke depan, perpustakaan akan menjadi pusat kegiatan belajar masyarakat dalam rangka pencerdaskan kehidupan masyarakat tanpa membeda-bedakan.

Sementara itu, Kepala Desa Kambuno, Syahrullah menyampaikan terima kasih atas dukungannya dalam mendorong Desa Kambuno sebagai desa inklusi. Penghargaan tersebut lanjutnya melengkapi penghargaan yang diterima Desa Kambuno sebelum-sebelumnya.