DPRD Makassar

Pastikan Evakuasi Berjalan Aman, Prabowo Telepon Menhan Rusia

Pastikan Evakuasi Berjalan Aman, Prabowo Telepon Menhan Rusia
Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah meninggalkan Ukraina telah tiba di Tanah Air dan diterima oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI), Retno Marsudi, dan Wakil Menteri Pertahanan Luar Negeri (Wamenhan) RI, Muhammad Herindra. Dalam peristiwa tersebut, Menhan RI, Prabowo Subianto dikabarkan terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertahanan Rusia agar proses evakuasi WNI dapat berjalan dengan aman.

MAKASSAR – Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah meninggalkan Ukraina telah tiba di Tanah Air dan diterima oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI), Retno Marsudi, dan Wakil Menteri Pertahanan Luar Negeri (Wamenhan) RI, Muhammad Herindra.  Dalam peristiwa tersebut, Menhan RI, Prabowo Subianto dikabarkan terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertahanan Rusia agar proses evakuasi WNI dapat berjalan dengan aman.

Baca Juga : Presiden AS Pastikan Putin dan Militernya Menderita

Wamentan, Herindra mengatakan komunikasi dilakukan Prabowo agar WNI dapat terjamin keamanannya.

“Pada kegiatan evakuasi ini Pak Menhan, Prabowo Subianto selalu berkoordinasi dengan Bu Menlu. Dan Menhan, Pak Prabowo Subianto, berupaya untuk selalu kontak dengan via Kemenhan Rusia agar proses evakuasi yang dilakukan selain ini berjalan dengan aman sehingga WNI akan tetapter jamin keamanannya,” Kamis, (3/3/2022).

Sebanyak 83 WNI yang dievakuasi dari Ukraina tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Kamis (3/3/2022), pukul 17:13 WIB.  Mereka diterbangkan dengan Garuda Indonesia pada 7730. 83 WNI dijemput di Rumania tak lama setelah dievakuasi dari Ukraina.

Dari Bandara Henri Coanda, Bukares, Garuda Indonesia yang menjemput WNI terbang menuju Bandara Muhammad bin Abdul Aziz di Madinah, Arab Saudi.  Setelah itu, pesawat melanjutkan perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta.  Sebanyak 83 WNI akan menjalani tes kesehatan dan tes keimigrasian di Terminal Bandara II Soekarno-Hatta.

Baca Juga : Mencekam! Evakuasi WNI di Ukraina Habiskan Puluhan Jam