RAKYAT NEWS – Lebaran adalah momen penuh kebahagiaan, di mana keluarga berkumpul dan menikmati berbagai hidangan lezat. Namun, setelah merayakan hari kemenangan, banyak orang mengalami perubahan pola makan yang drastis dan bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kabupaten Simalungun (pafisimalungunkab.org) dan PAFI Kabupaten Samosir (pafisamosirkab.org) memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat mengenai bahaya penyakit yang dapat muncul pasca perayaan Lebaran. Setelah periode Lebaran, pola konsumsi masyarakat cenderung berubah, dengan peningkatan asupan makanan tinggi lemak, gula, dan garam. Perubahan ini dapat meningkatkan risiko penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan pencernaan.

Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran

Berikut adalah beberapa masalah kesehatan yang perlu diwaspadai dan cara mengatasinya:

1. Diare: Akibat Konsumsi Makanan yang Tidak Higienis

Setelah Lebaran, banyak orang mengalami diare karena mengonsumsi makanan yang kurang higienis atau berlebihan terutama makanan pedas, asam, atau bersantan. Gejalanya meliputi buang air besar lebih dari tiga kali sehari dengan feses cair. Untuk menghindarinya, pastikan makanan yang dikonsumsi bersih, tidak basi, dan perbanyak asupan cairan agar tubuh tetap terhidrasi.

2. Maag (Dispepsia): Gangguan Lambung Akibat Pola Makan Tidak Teratur

Perubahan pola makan secara tiba-tiba, konsumsi makanan berlemak, pedas, serta makan dalam porsi besar bisa memicu maag. Gejalanya termasuk nyeri ulu hati, mual, dan perut kembung. Untuk mencegahnya, cobalah makan secara teratur dalam porsi kecil, hindari makanan yang terlalu pedas atau berlemak, serta perbanyak konsumsi sayur dan buah.

3. Hipertensi: Efek dari Konsumsi Makanan Tinggi Garam dan Lemak

Lebaran identik dengan makanan bersantan, berlemak, dan tinggi garam seperti opor ayam, rendang, dan sambal goreng hati. Konsumsi berlebihan bisa meningkatkan tekanan darah, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat hipertensi. Agar tetap sehat, batasi asupan garam dan lemak, perbanyak minum air putih, serta imbangi dengan aktivitas fisik ringan.

YouTube player