Berdasarkan kondisi tersebut, ia memperkirakan bahwa 1 Syawal 1447 H kemungkinan jatuh pada 21 Maret 2026. Meski demikian, ia menegaskan bahwa penetapan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat.

“Maka 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 21 Maret 2026, akan menunggu keputusan sidang isbat,” sambungnya.

Namun demikian, Thomas juga menyebutkan adanya kemungkinan perbedaan jika menggunakan kriteria lain. Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), posisi bulan dinilai sudah memenuhi syarat.

“Sedangkan menurut kriteria KHGT (kurva ungu), posisi bulan telah memenuhi kriteria dan ijtima’ telah terjadi sebelum fajar di Selandia Baru (ada catatan kecil di peta ini),” ujarnya.

“Maka menurut kriteria KHGT 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 20 Maret 2026,” imbuh dia.

YouTube player